$document->setGenerator(''); Bangga Dengan Peserta MTQ Kota Tarakan Tahun 2012
Home Home Berita Pa-Tarakan Bangga Dengan Peserta MTQ Kota Tarakan Tahun 2012

postheadericon Bangga Dengan Peserta MTQ Kota Tarakan Tahun 2012

Bangga Dengan Peserta MTQ Kota Tarakan Tahun 2012

Jum’at, 3 Februari 2012 sampai dengan selasa, 7 Februari 2012 dilaksanakan Musabaqoh Tilawatil Quran ke 10 tingkat Kota Tarakan. Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Tarakan, unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Kota Tarakan plus Ketua Pengadilan Agama Tarakan, Drs. H. Abdul Mujib AY, M.H., ormas Islam, dan segenap kaum muslimin dan muslimat Kota Tarakan. Acara dilaksanakan bertempat di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Kota Tarakan yang letaknya berhadapan langsung dengan Gedung Kantor Pengadilan Agama Tarakan yang baru. Selain pelaksanaan MTQ, diadakan pula Lomba Qasidah guna menambah semaraknya acara tersebut.

DSC01711

Foto : Tampak dari kiri ke kanan: Ketua LDII Kota Tarakan, Danlanud, Dandim, Tokoh Masyarakat, Ustadz DR. H. Das’ad Latief, S.Ag, M.Si. , Walikota Tarakan, Ketua Pengadilan Agama Tarakan, Tokoh Masyarakat (H. Sukoharjo Sakim), dan Ketua Tanfidyah NU Cabang Tarakan.

 

Dalam sambutannya, Walikota Tarakan mengaku sangat bangga dengan para peserta MTQ, karena merupakan penduduk asli warga kota Tarakan dan Beliau menjanjikan akan memberikan hadiah Umroh bagi peserta terbaik pertama pada MTQ tingkat Propinsi Kalimantan Timur pada April 2012 mendatang.

Pelaksanaan MTQ berakhir pada hari Selasa malam, tanggal 7 Pebruari 2012 dan ditutup oleh Walikota Tarakan. Bersamaan penutupan MTQ, dilaksanakan pula Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan penceramah Ustadz DR. H. Das’ad Latief, S.Ag, M.Si.

Antara lain Beliau menyatakan “Segenap manusia sejak umat Nabi Adam sampai Umat Nabi yang terakhir dikumpulkan di padang mahsyar dalam keadaan gelisah karena belum ada kepastian nasib, apakah masuk surga atau neraka” kata Ustadz Das’ad Latief dalam ceramahnya. “Karenanya mereka mohon kepada Allah SWT untuk cepat digelar persidangan, namun karena tidak berani untuk langsung menghadap Allah SWT, maka sekelompok umat manusia tersebut datang kepada Nabi Adam. Nabi Adam pun berkata bahwa Beliau tidak mampu, karena dalam hidupnya pernah berbuat dosa, melanggar aturan Allah yaitu memakan buah khuldi bersama istrinya sehingga merasa malu dihadapan Allah” tambah Ustadz Das’ad Latief.

“Kemudian sekelompok manusia tersebut pergi menghadap Nabi Nuh, namun Nabi Nuh juga tidak mampu karena merasa gagal dalam mendidik anaknya untuk beriman. Lalu mereka pergi menghadap Nabi Ibrahim, namun Nabi Ibrahim pun juga malu karena merasa pernah berbuat dosa, yaitu pada saat berjalan dengan istrinya, beliau takut digoda oleh orang-orang jahil dan mengatakan bahwa wanita tersebut adalah adiknya. Setelah itu sekelompok manusia tadi pergi menghadap Nabi Isa, namun Nabi Isa pun menolak dan malu karena dirinya dianggap Tuhan oleh umatnya” terang penceramah yang juga merupakan Da’i kondang dari Sulawesi Selatan

“Terakhir mereka lari menghadap Nabi Muhammad SAW. Muhammad pun berkata di hadapan umat  manusia bahwa memang ia adalah Tuannya umat manusia, dan beliau berkata demikian bukan untuk menyombongkan diri, tapi sebagai informasi. Nabi Muhammad menyatakan bahwa orang yang mendapat syafaat itu bukan sembarang orang, melainkan orang- orang yang senantiasa melaksanakan ibadah Shalat, melaksanakan Sunnah Nabi, senantiasa menjadi orang yang Soleh, selalu berbagi dengan potensi yang ada pada dirinya, dan terakhir beriman kepada Nabi Muhammad, dalam artian mengikuti anjuran Rasul, kemudian menolong ajaran Rasul, dan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW” demikian salah satu materi yang disampaikan oleh Usradz Das’ad Latief dalam ceramahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2012.

 

DSC01755

Foto : Ketua PA Tarakan, Drs. H. Abdul Mujib, M.H., bersama Ustadz DR. H. Das’ad Latief, S.Ag, M.Si

 
Kalender
Link













sikep
Pendapat Anda
Apakah Situs Ini Bermanfaat Untuk Anda?
 

pta bjm

pa manado

portal-rakernas-mari